
Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti saresehan, dimana pembicaranya adalah fotografer Darwis Triadi, yang berkaitan dengan pameran foto FACE OF INDONESIA yang didukung oleh Sampoerna Foundation dalam rangka menggalang dana bagi dunia pendidikan.
Singkat cerita, saresehan ini terjadi tanya jawab dengan si fotografer. Ada yang bertanya, kenapa kok foto yang dipamerkan foto landscape, mengingat beliau dikenal sebagai fotografer model. Jawaban 'seorang fotografer, seyogyanya mampu membuat foto apa saja. Mengingat dulu waktu awal merintis karier, kesempatan yang datang justru dari foto model, karena harus makan, akhirnya saya focus kesini'.
Adalagi pertanyaan2 teknis, kenapa foto yang di pamerkan 80% IR? katanya beberapa tahun belakangan ini, foto IR berkembang, tidak hanya hitam putih, tapi bisa berwarna, dan bla..blaaa.
Lalu ada pertanyaan lagi, 'nama DARWIS TRIADI itu sekarang ini menjadi suatu brand, bagaimana strategi marketingnya?bagaimana awal mula kariernya sehingga dia cukup dikenal?' jawabnya, saya tidak pernah bercita2 menjadi terkenal, strategi marketing dsb saya gak ngerti. Kalau akhirnya berkembang seperti sekarang ini, itu karena ada orang2 yang membantu saya. Tugas saya hanya membuat foto, saya ini seniman, mbak...
Foto diambil di Pameran Face of Indonesia, Sency.